Aku adalah wanita yang selalu mencintamu tanpa
jeda
Wanita yang akan terus menguatkan diri untuk
terus bertahan
Dan tak akan berhenti
menengadahkan tangan untuk kebaikanmu
Aku adalah wanita yang tak akan meninggalkanmu
bahkan kala kamu merasa dunia tak lagi berpihak
dan kamu tak lagi berarti
Aku, wanita yang tak akan meninggalkan kamu
bahkan ketika lisanmu menhujamku secara perlahan
Namun begitu, aku senantiasa menjaga lisan karena
begitu takut membuat kamu teriris walau hanya seperkian detik
Aku juga tidak akan meninggalkanmu
Bahkan ketika kamu tak lagi memprioritaskan aku
karena rupa-rupanya, kesibukanmu berhasil membawa lari kamu dari ku
Aku tak akan meninggalkanmu
Bahkan ketika ratusan orang berlomba megungkap
keburukan kamu didepanku
Dan aku, cukup saja kuletakkan kedua tanganku pada
telinga.
Lagi lagi aku tegaskan
Aku adalah wanita yang tak akan meninggalkanmu
Bahkan ketika jarak membentang yang lantas
membuat rindu semakin mencuah
Namun
Aku akan meninggalkan kamu
Ketika kamu tidak bersyukur memiliki aku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar