Rabu, 11 Juli 2018

Itu, aku.


Aku adalah wanita yang selalu mencintamu tanpa jeda
Wanita yang akan terus menguatkan diri untuk terus bertahan
Dan tak akan berhenti menengadahkan tangan untuk kebaikanmu

Aku adalah  wanita yang tak akan meninggalkanmu
bahkan kala kamu merasa dunia tak lagi berpihak dan kamu tak lagi berarti

Aku, wanita yang tak akan meninggalkan kamu
bahkan ketika lisanmu menhujamku secara perlahan
Namun begitu, aku senantiasa menjaga lisan karena begitu takut membuat kamu teriris walau hanya seperkian detik

Aku juga tidak akan meninggalkanmu
Bahkan ketika kamu tak lagi memprioritaskan aku karena rupa-rupanya, kesibukanmu berhasil membawa lari kamu dari ku

Aku tak akan meninggalkanmu
Bahkan ketika ratusan orang berlomba megungkap keburukan kamu didepanku
Dan aku, cukup saja kuletakkan kedua tanganku pada telinga.

Lagi lagi aku tegaskan
Aku adalah wanita yang tak akan meninggalkanmu
Bahkan ketika jarak membentang yang lantas membuat rindu semakin mencuah

Namun
Aku akan meninggalkan kamu
Ketika kamu tidak bersyukur memiliki aku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar